Santa Mars

Laki-laki, 18 tahun

Malang, Indonesia

Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak Menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu.
::
Start
Windows 8 SM Versi 3
Shutdown

Navbar3

Search This Blog

Thursday, November 15, 2012

Ingin Seperti Boneka, Pria Ini Lakukan 90 Kali Operasi Plastik

Ternyata bukan hanya wanita saja ingin merubah penampilan dan wajahnya seperti boneka Barbie. Pria tampan bernama Justin Jedlica ini pun rela melakukan 90 kali proses operasi bedah plastik agar bisa sempurna seperti boneka Kent, kekasih Barbie.
Penampilan Kent kini, baik wajah dan tubuhnya memang sudah seperti boneka Kent. Demi obsesinya yang ingin menjadi boneka manusia Kent, Justin bukan hanya melakukan operasi plastik pada wajahnya, tapi juga pada hampir seluruh bagian tubuhnya!
Pria berusia 32 tahun ini rela menghabiskan uang hingga US$ 100 ribu (sekitar Rp 960 juta) selama dekade terakhir agar wajah dan tubuhnya bisa terlihat seperti boneka hidup Kent. Wajah Justin terlihat dipahat, ia juga memiliki tubuh layaknya G.I. Joe komplit dengan bentuk perutnya yang six pack.
Selain itu, Justin juga menggembungkan otot bisep dan trisep tubuhnya, semua itu didapati tanpa harus susah-susah harus mengangkat beban atau memukul di gym. Jedlica seperti boneka plastik dengan semua otot palsu. Hampir setiap inci dari bagian tubuhnya ditutupi implan. Demikian laporan dari ABC News seperti dikutip dari YourHealth, Rabu (7/11/2012) lalu.
Selain itu, operasi plastik itu juga membuatnya harus mengubah hidungnya hingga tak terhitung jumlahnya. Begitu juga dengan perubahan tulang alis, dan membesarkan bibirnya agar wajahnya terlihat sempurna. Bahkan bokong Justin juga buatan, karya dokter bedah yang memberikan implan bokong agar terlihat seksi.
Obsesinya untuk menjadi sempurna dimulai pada usia remaja. Ketika itu ia tidak suka dengan ukuran hidungnya yang ia gambarkan besar. Ini membuatnya harus menjalani lima prosedur pemahatan agar bentuknya menjadi ideal.
Namun, operasi plastik yang sudah dijalani semuanya itu ternyata belum membuatnya puas 100 persen. Ia menunjukkan kepada wartawan masih ingin mengubah hidungnya di sejumlah titik. Dari operasi hidung, ia berlanjut ke operasi bokong, dada, dan tangannya.
Jedlica mengakui bahwa ia tidak mempunyai alasan untuk berhenti dengan obsesi operasi plastiknya. Segala sesuatunya yang berawal dari hidung telah menimbulkan keinginan menjadi boneka manusia Kent.
(MEL);editor:Op

Hah? Raffi Ahmad Pacaran Dengan Maudy Koesnaedi?

Raffi Ahmad memang tak bisa jauh dari gosip seputar kedekatannya dengan perempuan. Bahkan kabarnya, salah satu penyebab Raffi Ahmad dan Yuni Shara putus karena kebiasaan Raffi yang sering menggoda perempuan lain. Dan yang terbaru, Raffi Ahmad dikabarkan sedang dekat dan ada affair dengan perempuan yang lagi-lagi lebih tua darinya, Maudy Koesnaedi. Benarkah Maudy Koesnaedi selingkuh dan pacaran dengan Raffi Ahmad?
Gosip miring ini bukan tanpa alasan, sebab Raffi Ahmad dan Maudy Koesnaedi disebut-sebut sering jalan bareng dan nonton bersama di pusat berbelanjaan. Merasa kabar itu tak benar, Raffi pun memberikan klarifikasinya.
"Kabar yang beredar itu tidak benar adanya. Boleh diklarifikasikan juga (ke Maudy). Gue kaya habis jatuh ketiban tangga lagi," tutur Raffi usai memandu acara musik Dahsyat di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/11/2012).
Raffi Ahmad sendiri mengaku kaget mendengar kabar itu. Apalagi, sebelumnya tak pernah ada pihak yang mengkonfirmasi soal kedekatannya dengan istri Erik Meijer itu.
"Gila itu sih, bohong banget. Gue kaget. Sekarang gue klarifikasi, enggak (dekat dengan Maudy)," tegasnya.
sumber:tabloid nova

Nikita Mirzani Kepingin Gila Biar Dapat Penangguhan

Penanganan kasus yang terkesan berlarut-larut membuat Nikita Mirzani naik pitam. Bintang film 'Tali Pocong Perawan 2' ini mengaku masih tak terima dengan penanganan kasus yang dialaminya. Menurut Nikita, ia sudah diperlakukan secara tidak adil. Saking kesalnya, Nikita Mirzani ingin jadi gila agar dapat penangguhan penahanan.
Nikita membandingkan kasusnya dengan Novi Amelia, model seksi majalah pria dewasa yang sempat menabrak 7 orang.
 "Novi Amelia dapat pembebasan tapi kenapa Nikita enggak? Dia bilang "apa saya harus gila dulu baru bisa dapat penangguhan?"," cerita Minola Sebayang, kuasa hukum Nikita Mirzani seperti dilansir tabloidnova.com di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2012) lalu.
Menurut Minola, saat ini Nikita Mirzani tidak dalam pemeriksaan, bahkan berkas yang dilimpahkan ke kejaksaan masih belum lengkap.
"Ini sudah perpanjangan penahanan yang kedua dan enggak pernah dimintai keterangan lagi. Kenapa penahanan belum ada respons oleh penyidik," tutur Minola.
Pihak Nikita Mirzani merasa ada yang aneh dengan kasus ini. "Patut diduga dilandaskan keluarga korban yang terang-terangan bilang bahwa mereka dari keluarga besar polisi, seolah-olah punya standar ganda kalau keluarga polisi beda penanganan. Sudah hampir sebulan surat penangguhan penahanan belum direspons, masih dipelajari, kan lucu. Ada info agar kita minta izin ke pelapor, kenapa jadi kewenangan pelapor?" tanya Minola.

Wednesday, November 14, 2012

Beredar Foto Telanjang Diego Michiels Sambil Todongkan Pistol

Diego Michiels kembali membuat sensasi. Meskipun kini sedang meringkuk dalam tahanan, namun baru-baru ini beredar foto telanjang Diego Michiels yang sedang menodongkan pistol sambil tidur tengkurap. Foto tersebut berawal dari akun instagram Diego. Foto Diego Michiels yang sedang memegang senjata api sambil bertelanjang dada ini pun mengundang reaksi di situs jejaring sosial. Selain todongkan pistol, Diego Michiels juga mengancam akan membunuh.
Pemilik akun Twitter @tommydz berusaha memberikan peringatan bahwa pistol bukan menjadi barang yang mudah didapat di Indonesia dan sebaiknya foto Diego yang sedang menodongkan pistol itu dihapus saja. Namun, Diego Michiels malah membalasnya dengan makian kasar.
"I f*ck youre wholefamily.. and tell youre poor mother to get off my d*ck you faggit!" tulisnya.
Merasa tak terima, @tommydz kembali membalasnya. Namun bukannya berhenti, Diego malah mengancam untuk membunuhnya. "Let youre mom and read this 'kamu mati'," ancamnya.
Kejadian itu memang terjadi beberapa bulan yang lalu. Namun, hal tersebut seperti mengingatkan kembali kepada masalah yang kini menimpa pesepakbola naturalisasi itu. Setelah beberapa waktu lalu ditangkap Polsek Tanah Abang karena tuduhan penganiayaan pada seorang mahasiswa, Mef Paripurna. Sampai saat ini, Diego pun meringkuk di tahanan atas pelaporan itu.
Sebelumnya, beberapa rekan Diego Michiels sempat menilai pemain keturunan Belanda itu sangat ramah. Begitu juga dengan sang kekasih, Nikita Willy. Menurutnya, penganiayaan yang dituduhkan kepada Diego Michiels saat ini adalah sesuatu yang sangat mengejutkan melihat perilaku Diego yang begitu sopan.
Sementara pihak kepolisian juga sudah memeriksa bukti-bukti termasuk rekaman CCTV. Menurutnya dalam rekaman itu, memang terlihat Diego ikut berperan memukuli korban hingga babak belur. "Perannya jelas terjadinya pengeroyokan, ada kesaksian, ada CCTV, perannya ikut memukul dan mengeroyok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (12/11/2012) lalu.
(nu2/ast)

Ariel, Luna Maya dan Cut Tari Dilarang Tampil di Televisi

Kabar mengejutkan datang menimpa tiga artis papan atas yang pernah terjerat kasus video porno. Masyarakat pastinya masih mengingat tiga nama ini, Ariel, Luna Maya dan Cut Tari yang kabarnya kini dilarang untuk tampil atau muncul di layar tv (televisi) karena dicekal DPR dan instansi lainnya. Benarkah Ariel, Luna Maya dan Cut Tari akan menghilang dari layar televisi?
DPR mengusulkan agar sejumlah artis yang memiliki cacat moral, seperti Ariel, Luna Maya, dan Cut Tary untuk dilarang tampil di TV dan tidak diizinkan menggelar konser. Anggota Komisi X dari Fraksi PDI Perjuangan, Dedi 'Mi'ing' Gumelar beranggapan, hukuman penjara tidak cukup untuk ketiga artis tersebut.
Menurutnya, pencekalan ini sangat setimpal dengan 'dosa' dan kesalahan yang telah diperbuat ketiga artis tersebut. "Apa yang mereka lakukan bisa dicontoh penggemarnya. Ini juga sebagai efek jera agar para publik figur tidak bertingkah aneh-aneh," kata Mi'ing. 
Ia mengaku heran dengan sikap pemilik dan sejumlah produser TV yang justru terkesan mengelu-elukan kembalinya Ariel selepas dari menjalani masa hukuman di Rutan Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat. Mi’ing mencurigai, pemberitaan bombastis tentang Ariel beberapa bulan terakhir ini hanya untuk kepentingan bisnis semata.
"Ingat, moral anak-anak kita jauh lebih penting daripada kepentingan bisnis," pungkasnya.
Namun, Mi'ing membantah jika dikatakan telah menghambat kreativitas seseorang. Baginya, kreativitas tidak bisa dijadikan alasan artis untuk berbuat seenaknya. "Ini pemahaman yang keblinger," tukasnya.
Apakah akibat beredarnya video mesum Ariel-Luna Maya-Cut Tari ada kaitannya dengan pergaulan bebas di kalangan remaja?
Diakui Mi'ing harus dibuktikan lebih dulu. Tapi sekali lagi ditegaskannya, ketiganya adalah publik figur yang dijadikan idola banyak remaja. "Lihat saja, penampilan remaja sekarang banyak yang meniru Ariel, seperti memakai topi berlambang grup bandnya," ucapnya.
Ia berkeyakinan, Satgas Pencegahan dan Penanganan Pornografi yang dibentuk Presiden SBY tidak akan efektif tanpa peran serta masyarakat luas.
Sementara itu, anggota Komisi III dari Partai Golkar, Nudirman Munir mempertanyakan kelanjutan proses hukum terhadap Luna Maya dan Cut Tari. "Aneh ya, kok yang dihukum Ariel doang," katanya, Selasa (13/11/2012) lalu.
Ia meminta kepada Kepolisian RI untuk menjelaskan bagaimana kelanjutan kasus hukum kedua artis cantik itu. "Jangan dianggap sepele. Karena ada anggapan di masyarakat, kasus yang menyeret ketiga artis ini hanya pengalihan isu saja," katanya.
Front Pembela Islam (FPI) menegaskan, pihaknya akan menanyakan kelanjutan proses hukum terhadap Luna Maya dan Cut Tari. "Polisi dan Kejaksaan harus segera menuntaskan kasus ini," kata Ketua FPI DKI Jakarta, Habib Salim Assegaf.
Ia juga mengaku heran kenapa Ariel diperlakukan seperti seorang pahlawan. "Saya mengimbau kepada teman-teman pers untuk lebih objektif. Ariel itu punya dosa moral yang sangat besar," tegasnya.
Habib Selon, panggilan akrab pria ini menyatakan setuju dengan usulan Mi'ing yang meminta ketiga artis tersebut tidak diperbolehkan tampil di TV atau panggung.
Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait membenarkan, bebasnya Ariel dimanfaatkan oleh para pelaku industri musik. Baginya, pembebasan bersyarat yang 'dihadiahkan' kepada Ariel harus dipertanyakan. "Sepertinya pembebasan itu ada unsur bisnis. Dan ini sudah dipromosikan oleh seluruh media massa," ujamya.
Menurutnya, pembebasan bersyarat yang diperoleh Ariel merupakan bukti bahwa hukum di Indonesia dapat dibeli. Ia mengkhawatirkan, dengan dibebaskannya Ariel maka di kalangan remaja menyimpulkan seks bebas merupakan gaya hidup saat ini.

62 Persen Pelajar Perempuan Sudah Tidak Perawan 
Di kesempatan itu Arist Merdeka Sirait juga membeberkan, bebasnya film porno di situs-situs internet mempengaruhi perilaku seks pelajar. Dari data yang dimiliki Komnas Perlindungan Anak, sebanyak 62,7 persen pelajar perempuan SMP dan SMA di Indonesia sudah tidak perawan lagi.
"Ini disebabkan besarnya rasa keingintahuan remaja terhadap seks setelah menonton film-film itu di internet dan media lainnya," ungkap Arist.
Lanjutnya menjelaskan, Komnas PA memperkirakan jumlah tersebut akan bertambah seiring makin banyaknya peredaran video porno saat ini. Lebih detil lagi dibeberkannya, dari hasil survei, sebanyak 93,7 persen pelajar SMP-SMA pernah melakukan ciuman, 21,2 persen pelajar mengaku pernah aborsi dan 97 persen pernah menonton film porno.
Menanggapi itu, Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring mengaku, berdasarkan riset pornografi di 12 kota besar di Indonesia terhadap 45 ribu pelajar SMP, ditemukan sebanyak 97,2 persen dari mereka pernah membuka situs porno.
Sebanyak 91 persen dari mereka sudah melakukan kissing, petting atau oral seks. "Bahkan dari data tersebut juga menyebutkan, 62,1 persen siswi SMP pernah berzinah dan 22 persen siswi SMU pernah melakukan aborsi," ungkapnya.
(ASP/YKO);sumber:harian NON STOP;foto:tribunnews

Inilah Reaksi Presiden SBY Pasca Pembubaran BP Migas

Inilah reaksi dan yang dilakukan presiden SBY terkait pembubaran BP Migas oleh MK. Pemerintah akan menaati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan keberadaan Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945. Pemerintah segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan pasca dibubarkannya BP Migas.
"Perpres untuk mencegah kevakuman dan memberikan kepastian usaha hulu migas telah saya terbitkan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan.
Presiden SBY menegaskan dalam transisi pembubaran BP Migas, kedudukan eks BP Migas berada di bawah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
"Organisasinya tetap jalan, fungsi dan tugasnya," ujar SBY yang saat itu juga mengumumkan keluarnya Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2012 tentang Pengalihan dan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas.
Dalam pidatonya, SBY juga memerintahkan Menteri Energi melakukan audit atas kinerja BP Migas. Hal itu untuk memberikan penjelasan dan transparansi terkait posisi BP Migas saat ini. SBY juga menegaskan kontrak dan kerjasama dengan investor dan dunia usaha tetap berjalan sebagaimana mestinya. "Tidak perlu membuat kecemasan, kebingungan atau pun ketidakpastian," ujarnya.
Sementara untuk para pegawai atau karyawan eks BP Migas, SBY menyatakan mereka tetap pada posisinya dan tetap menjalankan tugasnya seperti biasa hingga terbentuk organ baru. Menurutnya dengan adanya keputusan MK, banyak yang mengkhawatirkan adanya kepastian hukum di Indonesia. Padahal kepastian hukum itu dibutuhkan untuk menjaga iklim investasi.
Meski saat ini ekspor menurun, namun investasi naik sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik. Terlebih penerimaan dari sektor migas sangat penting, rata-rata Rp300 triliun per tahun. Karena itu iklim investasi tak boleh ada goncangan dalam praktik dunia usaha migas. "Melalui Perpres ini, tidak boleh ada kevakuman," katanya, menegaskan.
Mahkamah Konstitusi juga mengabulkan sebagian permohonan sejumlah tokoh Islam dalam uji materi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Dalam putusan tersebut, MK menyatakan keberadaan BP Migas bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945.
"Mengabulkan sebagian permohonan pemohon," tulis amar putusan yang dibacakan Ketua MK, Mahfud MD, dalam sidang di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa 13 November 2012.
Dalam putusan itu, MK membatalkan pasal 1 angka 23 dan pasal 4 ayat, pasal 41 ayat 2, pasal 44, pasal 45, pasal 48, pasal 59 huruf a dan pasal 61 dan pasal 63 UU Migas bertentagan dengan UU 1945. Pasal itu yang menyatakan bahwa pengelolaan minyak dan gas bumi diserahkan kepada BP Migas sebagai wakil pemerintah.
"Seluruh hal yang berkait dengan Badan Pelaksana dalam Penjelasan Undang-Undang Migas bertentangan dengan UUD 1945," katanya.

Produk Megawati 
Dalam konferensi pers menjelang petang, Presiden Yudhoyono menyatakan bahwa BP Migas merupakan produk pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Lembaga pengawas kegiatan hulu minyak dan gas ini dibentuk atas semangat amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
"Saya pikir ini kesempatan baik untuk menjelaskan kepada masyarakat luas tentang keberadaan BP Migas," kata Presiden. "Era Presiden Megawati ini yang memberikan amanah untuk dibentuknya BP Migas."
Dasar pemikiran pembentukan lembaga ini adalah merujuk UU Migas yang saat itu baru disahkan. Setahun kemudian, BP Migas resmi terbentuk. Lembaga ini dibentuk untuk menghindari benturan kepentingan. Dulu, kerja sama hulu migas ditangani satu elemen di bawah PT Pertamina, sedangkan Pertamina pelaku usaha migas. "Dikhawatirkan ada conflict of interest," katanya.
Dasar pemikiran kedua, menurut SBY, adalah independensi. Sebab, saat itu, pemerintah ingin memisahkan tugas dan wewenang pemerintah sebagai regulator. Ketiga, dengan dibentuknya BP Migas, waktu itu pemerintah tidak melaksanakan kontrak langsung dengan badan usaha. Dengan demikian, menurut SBY, ada posisi lebih baik, memastikan pemerintah tidak melibatkan diri secara langsung dalam kerja sama kontrak migas.
BP Migas juga dibentuk sebagai pengawas biaya operasional, karena investasi migas saat itu mencapai Rp150-200 triliun. "Ini pekerjaan penting dan negara tidak boleh lalai," ujar SBY.
"Sehingga, UU Migas pada era pemerintahan Megawati memiliki dasar dan pemikiran yang jelas," tutur Yudhoyono.